JAKARTA - Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi strategi utama Pos Indonesia untuk memperkuat bisnis logistik.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghadapi kompleksitas rantai pasok yang semakin tinggi. Transformasi digital berbasis teknologi modern diharapkan memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan daya saing perusahaan.
Indonesia AI Day for Supply Chain
PT Indosat Ooredoo Hutchison menggelar Indonesia AI Day for Supply Chain sebagai wadah bertemu pelaku industri transportasi, distribusi, dan logistik.
Forum ini bertujuan mendorong pemanfaatan AI agar proses operasional lebih efisien dan biaya dapat ditekan. Dengan teknologi ini, pengambilan keputusan menjadi lebih cepat karena data terkini tersedia secara real-time.
Direktur Indosat, Muhammad Buldansyah mengatakan, “Pelaku industri perlu melihat pergerakan barang dan armada secara real-time agar operasional berjalan lebih rapi dan keputusan dapat diambil tepat waktu.”
Ia menekankan bahwa AI mampu menghubungkan berbagai proses di rantai pasok sehingga koordinasi menjadi lebih efektif. Forum ini menjadi momen penting untuk menunjukkan manfaat AI dalam industri logistik modern.
Transformasi Digital Pos Indonesia
Pos Indonesia menegaskan transformasi digital menjadi fokus utama perusahaan melalui dua pilar, yakni kecerdasan buatan dan konsolidasi bisnis logistik nasional.
Direktur Business Development & Portfolio Management, Prasabri Pesti, menyampaikan bahwa pemanfaatan AI bukan sekadar inovasi, melainkan bagian dari strategi menyeluruh. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus menjaga relevansi perusahaan di tengah dinamika industri logistik.
Transformasi ini mencakup digitalisasi proses operasional, pengawasan armada, dan analisis data untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat. AI membantu Pos Indonesia memprediksi kebutuhan logistik dan mengefisiensikan rute pengiriman.
Dengan demikian, perusahaan dapat melayani pelanggan lebih optimal dan menekan biaya operasional secara signifikan.
Konsolidasi untuk Skala dan Efisiensi
Selain transformasi berbasis AI, Pos Indonesia menekankan pentingnya konsolidasi dalam industri logistik. “Logistik adalah bisnis yang sangat mengutamakan volume dan skala. Ketika konsolidasi terjadi, skala otomatis meningkat dan skala yang besar berdampak langsung pada efisiensi operasional,” terang Prasabri.
Dengan skala yang besar, perusahaan bisa memanfaatkan ekonomi skala untuk menekan biaya.
Konsolidasi juga membuka peluang bermitra dengan pemain logistik global. Pos Indonesia memanfaatkan skala besar sebagai modal untuk menjalin kerja sama strategis dan memperluas akses ke pasar internasional. Strategi ini memastikan perusahaan tidak hanya berfokus pada pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing di kancah global.
Holding Logistik Nasional
Langkah konsolidasi Pos Indonesia sejalan dengan rencana pembentukan Holding Logistik Nasional di bawah koordinasi Danantara. Tujuan utamanya adalah mengintegrasikan ekosistem logistik BUMN agar lebih efisien dan kompetitif.
Holding ini diharapkan menjadi platform yang memungkinkan koordinasi antarperusahaan logistik, meningkatkan kualitas layanan, dan memaksimalkan kapasitas distribusi.
Melalui pembentukan holding, proses konsolidasi menjadi lebih terstruktur dan transparan. Integrasi sistem logistik akan menciptakan sinergi antara transformasi digital berbasis AI dan penguatan skala operasional.
Dengan dukungan holding, Pos Indonesia optimistis dapat mengubah model bisnisnya dari perusahaan logistik domestik menjadi pemain global yang diperhitungkan.
Masa Depan Pos Indonesia di Industri Logistik
Sinergi antara AI dan konsolidasi menjadi fondasi utama transformasi Pos Indonesia. Prasabri menekankan, “Melalui sinergi antara transformasi berbasis AI dan penguatan skala melalui konsolidasi, Pos Indonesia optimistis dapat bertransformasi dari perusahaan logistik domestik menjadi pemain logistik kelas dunia yang diperhitungkan di pasar internasional.” Strategi ini memungkinkan perusahaan menghadapi persaingan global dengan keunggulan teknologi dan skala.
Transformasi digital dan konsolidasi skala besar juga mendorong efisiensi operasional dan inovasi layanan.
Dengan sistem logistik yang lebih terintegrasi, Pos Indonesia dapat meningkatkan kualitas pengiriman, mempersingkat waktu layanan, dan menekan biaya. Ke depannya, perusahaan berharap mampu menjadi rujukan industri logistik nasional sekaligus membuka peluang bisnis di pasar internasional.